Posted: 6 January 2010 in Uncategorized

PENERAPAN SISTEM INFORMASI DAN TENTANG MANAJEMEN RESIKO

Sistem informasi  adalah serangkai sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi secara rasional dan terpadu yang mampu mentranformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkai cara, guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manager atas dasar kriteria mutu yang telah di tetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama.

Penerapan SIM pada transportasi yang berpengaruh terhadap intensitas belanja Online tiket (E-ticketing), Artinya semakin cepat proses transaksi pembelian tiket , maka seseorang akan semakin cenderung atau memiliki intensitas semakin tinggi untuk membeli tiket melalui internet. Hal tersebut di sebabkan oleh tingkat kesibukan konsumen sehingga menjadikan waktu sebagai sumber daya yang terbatas, jadi konsumen dengan tingkat kesibukan yang tinggi akan cenderung memilih proses transaksi yang cepat pada saat membeli tiket. Harga tidak berpengaruh terhadap kegiatan belanja Online. Hal tersebut disebabkan oleh pengetahuan konsumen tentang tingkat harga yang ditawarkan oleh agen perjalanan maupun yang tercantum pada website. Mereka juga paham kapan harus membeli tiket karena harga juga akan berbeda bila dipesan pada saat “high season” dimana banyak orang mengadakan perjalanan seperti pada saat tahun baru dan “low season” dimana hanya sedikit orang yang melakukan perjalanan. Pelayanan juga tidak pengaruh terhadap kegiatan belanja Online. Hal tersebut disebabkan oleh konsumen yang berencana memesan tiket tidak merasa bahwa pelayanan adalah yang krusial karena pada saat mereka memesan lewat website, mereka hanya bersentuhan dengan teknologi yang dianggap kurang mampu memberikan pelayanan secara interaktif yang sebanding dengan pertemuan langsung dengan penjual. Akan tetapi popularitas e-ticketing sejauh ini tidak akan menurun sebab kebanyakan masyarakat sangat mendambakan kehidupan yang serba praktis. Pengembangan sistem informasi merupakan hal yang sangat positif, karena akan memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan yang bersangkutan. Akan tetapi perusahaanpun harus tetap memperhatikan website agar tidak menyulitkan konsumen untuk melakukan transaksi, bahkan sebaliknya, website yang disediakan harus memberikan kemudahan bagi setiap konsumen yang ingin melakukan transaksi.

Dalam perkembangannya SIM akan sangat dibutuhkan oleh berbagai macam perusahaan dalam memperoleh keuntungan. Salah satu gambaran yang mungkin dapat diambil adalah SIM pada transportasi seperti contoh keterangan yang telah disebutkan diatas.

Penyebab SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain karena manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Oleh sebab itu dibutuhkan SIM yang baik. SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan, yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

Manajemen Resiko

Dalam manajemen resiko, kita perlu menyadari bahwa segala benda di dunia ini memiliki resiko untuk mengalami kerusakan, termasuk diri kita sendiri. Oleh karena itu, kita perlu menganalisa resiko-resiko apa aja yang ada, berapa besar peluang resiko tersebut terjadi, beserta berapa besar kerugian yang akan dialami. Untuk resiko-resiko yang dapat menimbulkan kerugian besar ataupun memiliki peluang tinggi, kita perlu menyiapkan rencana antisipasi agar kehidupan rutin kita jangan sampai terlalu banyak terganggu apabila kerusakan tersebut terjadi.

Sebagai contoh, perhatikan cerita dibawah ini:

James adalah seorang manager di perusahaan swasta yang cukup terkenal di Jakarta. Beliau sudah berkeluarga dan memiliki 2 orang anak. Setiap harinya James mengendarai sedan Balenonya untuk pergi ke kantor.

Pada suatu hari, musibah datang menimpa James. Mobil sedan yang dikendarainya ditabrak oleh bus yang melanggar lampu merah. Mobil James mengalami kerusakan parah sementara James sendiri jatuh tidak sadarkan diri sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit.

Ternyata luka yang dialami oleh James cukup parah. Selama seminggu James berada dalam kondisi koma, tidak sadarkan diri. Setelah sadar, James masih harus dirawat nginap dalam rumah sakit selama dua minggu dan setelah itu kesehatan James harus dicek setiap seminggunya. Sementara tangannya yang mengalami patah tulang tidak bisa digunakan untuk bekerja selama 3 bulan.

Perusahaan tempat James bekerja merasa turut berduka cita atas musibah yang menimpa James. Mereka mengirimkan bunga dan menjenguk James pada saat di rumah sakit. Namun karena James tidak bisa bekerja dalam 3 bulan mendatang, mereka memutuskan untuk memberhentikan James.

Berapa kerugian finansial yang diderita oleh James?

  1. Mobil sedannya yang hancur karena ditabrak bus.
  2. Ongkos rawat nginap rumah sakit hingga 3 minggu.
  3. Obat-obatan yang diperlukan untuk memulihkan kesehatan James.
  4. Ongkos medical check-up setelah keluar dari rumah sakit.
  5. Kehilangan pekerjaan yang menjadi sumber penghasilan utamanya.

Yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa semua orang memiliki risiko mengalami musibah seperti cerita diatas. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mempelajari manajemen resiko. Apa yang Anda lakukan untuk mengantisipasi kejadian seperti diatas? Jawabannya ada 2, yaitu menyiapkan dana darurat atau mengalihkan resiko ke pihak lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s